• Padahal Biayanya Lebih Murah dan Lebih Cepat Bila Dibanding Cara Manual

Peliput: Nelvida A — Editor: Ardi Toris

BAUBAU, BP- Proses tanam padi di wilayah Waliabuku selain menggunakan teknik atabela, masih ada juga petani yang menggunakan cara manual.

Salah seorang petani di Waliabuku Suharman saat diwawancarai wartawan Baubau Post, Senin (13/07), mengatakan besok akan dilaksanakan proses tanam secara serentak di wilayah Waliabuku dengan dua teknik yang digunakan yakni dengan menggunakan teknik atabela dan tanam secara manual.

Persawahan di Waliabuku yang siap di tanami padi Foto Nelvida A–BaubauPost

“Salah satu kelebihan menanam dengan menggunakan teknik atabela yakni dapat menghemat biaya tanam,” ungkapnya.

Petani di Waliabuku rupanya mempraktekan teknik tanam menggunakan atabela sudah dua tahun, meskipun demikian petani masih banyak yang menggunakan teknik tanam secara manual yang menggunakan tenaga tanam.

“Untuk perbandingan biaya tanam menggunakan Atabela dengan manual jauh berbeda. Dimana jika tanam manual dapat mencapai kisaran Rp 1.5 juta sedangkan tanam menggunakan atabela menghabiskan biaya hanya Rp 300 ribu,” terangnya.

Proses tanam menggunakan atabela atau bambu dapat selesai dalam setengah hari untuk satu hektar. Berbeda dengan teknik tanam secara manual yang dapat memakan waktu satu hari dalam satu hektar.

” Dengan tenaga tanam untuk tanam untuk atabela sebanyak dua orang sedangkan untuk manual sebanyak enam sampai tujuh tenaga tanam,” ucapnya. (#)

Pin It on Pinterest