F04.4

Laporan: Kasrun

BURANGA, BP – Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Buton Utara (Butur), Ahali menerima 6 mahasiswa Magister Geografi Universitas Halu Oleo (UHO) untuk melaksanakan Program Kuliah Kerja Lapangan (KKL) di Butur, Senin, 24 Oktober 2022.

Mahasiswa KKL tersebut didampingi oleh dosen Pendamping Magister Geografi UHO, Dasmin Sidu, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Butur, serta Camat Kulisusu Utara dan Sekretaris Kecamatan Kulisusu.

F04.4

Wakil Bupati Butur mengucapkan selamat datang dan terima kasih atas dipilihnya Buton Utara sebagai lokasi KKL bagi mahasiswa UHO. Ahali, menyambut baik program KKL di Butur, utamanya disaat menggali dan mencari data di lapangan untuk mendapatkan keilmuan yang di harapkan.

“Program ini bisa membantu Pemerintah Daerah. Dari data yang diperoleh dilapangan dapat dijadikan bahan perencanaan program kebijakan Pemda”,katanya.

Ahali juga meminta, kepada kepada pemerintah Kecamatan Kulisusu dan Kulisusu Utara agar memfasilitasi rekan-rekan mahasiswa KKL untuk ditunjukkan lokasi yang menjadi sasaran pencarian data yang dibutuhkan di lapangan.

Ditempat yang sama dosen Pendamping KKL UHO Magister Geografi UHO, Dasmin Sidu mengucapkan terima kasih atas diterimanya mahasiswa UHO untuk melaksanakan KKL di Buton Utara.

Enam mahasiswa KKL ini akan disebar di Kecamatan Kulisusu dan Kecamatan Kulisusu Utara, dengan konsentrasi yang berbeda.

“Mereka datang belajar bukan datang mengajar, Karena mahasiswa KKL datang untuk Kulia dengan mata kulia yang berbasis studi kasus”,Ujarnya.

Adapun program-program studi KKL bagi Mahasiswa Magister Geografi UHO ini dilakukan untuk menjawab 6 pertanyaan besar akademik sebagai syarat pencapaian akhir studi, diantaranya akan melakukan penelitian terkait distribusi sampah di daerah Manggrove, studi ini untuk menjawab sejauh mana pencemaran lingkungan di wilayah Manggrove.

Selanjutnya, Bagaimana melihat laju pendangkalan di teluk Kulisusu dan setiap tahunnya mengalami penambahan berapa, peserta KKL berikutnya melakukan studi tentang Bagaimana potensi terkait demam berdarah dengan kondisi tiga iklim (elnino, lanina, normal) dan akan melihat tren perkembangannya dimasing-masing kondisi iklim tersebut.

Berikut, mahasiswa akan melihat bagaimana persebaran dan keragaman manggrove di wilayah teluk Kulisusu, serta ada yang meneliti tentang Pengaruh petir terhadap kepadatan bangunan dan keenam penelitian tentang kesehatan kelapa. Jelas Dasmin.

baca juga: Bupati Bersama Wabup Butur Jemput KSP RI Jendral Purn Moedoko di Bandara Haluoleo Kendari, Ahali Tegaskan Hubungannya Dengan Bupati Baik-baik Saja

“Ini bisa di jadikan sebuah kajian usaha bagi daerah, yang kebetulan mahasiswa yang melakukan studi tentang kelapa adalah putra asli Kecamatan Kulisusu Utara. Sebab dari kondisi kelapa yang ada saat ini bisa diperoleh berapa tingkat produktivitasnya”¬†tutupnya.(*)