BPS Buton Selatan dan Pemda Busel Kolaborasi Dorong Desa Berbasis Data Lewat Desa Cantik 2026BPS Buton Selatan dan Pemda Busel Kolaborasi Dorong Desa Berbasis Data Lewat Desa Cantik 2026

BUTON SELATAN, BP – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Buton Selatan menggelar sosialisasi dan pembinaan program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) Tahun 2026 dipusatkan di Aula Kantor Desa Lawela, Kamis (9/4/2026). “BPS Buton Selatan dan Pemda Busel Kolaborasi Dorong Desa Berbasis Data Lewat Desa Cantik 2026,”

BPS Buton Selatan dan Pemda Busel Kolaborasi Dorong Desa Berbasis Data Lewat Desa Cantik 2026
BPS Buton Selatan dan Pemda Busel Kolaborasi Dorong Desa Berbasis Data Lewat Desa Cantik 2026

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pembangunan desa berbasis data yang akurat dan berkualitas.

Kepala BPS Kabupaten Buton Selatan, La Ode Ikhsanuddin Hamid, dalam sambutannya menjelaskan bahwa program Desa Cantik bertujuan meningkatkan kapasitas aparatur desa dan kelurahan dalam mengelola serta memanfaatkan data statistik.

“Program ini mendorong perencanaan pembangunan yang lebih tepat sasaran karena didukung data yang valid dan terkelola dengan baik,” ujarnya.

Ikhsanuddin menambahkan, Pada tahun 2026, pembinaan Desa Cantik difokuskan pada Desa Lawela dan Desa Lawela Selatan, serta Kelurahan Busoa.

Ia juga

“Jadi, kami mengapresiasi Desa Bangun yang telah berhasil menjalankan program serupa pada 2025 dan diharapkan menjadi percontohan bagi wilayah lain,” tuturnya.

Selain itu, BPS Buton Selatan juga menginformasikan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Dukungan dari seluruh pihak, mulai dari organisasi perangkat daerah (OPD), pemerintah desa dan kelurahan, hingga masyarakat, dinilai penting guna menyukseskan pendataan tersebut.

Sementara itu, ditempat yang sama, Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten Buton Selatan, Kaimuddin, yang hadir mewakili Sekretaris Daerah, menyatakan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap program Desa Cantik.

Menurutnya, penguatan tata kelola data di tingkat desa menjadi kunci dalam mewujudkan pembangunan yang efektif dan berkelanjutan.

“Kami mengimbau seluruh perangkat desa dan kelurahan, khususnya agen data, agar mengikuti pembinaan ini dengan sungguh-sungguh sehingga mampu membangun budaya sadar statistik,” katanya.

Ia optimistis sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah desa dan kelurahan, serta BPS akan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas pembangunan di Buton Selatan.

baca juga:

  1. Bupati Buton Selatan H Muh Adios Sampaikan LKPJ 2025, Realisasi PAD Lampaui Target
  2. Bupati Buton Selatan H Muh Adios Fokus Benahi ASN Sesuai Pertek BKN dan Fokus Konektivitas Wilayah Buton Selatan

Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Asisten I Sekretariat Daerah. Dalam kesempatan yang sama, diberikan pula piagam penghargaan kepada Desa Bangun sebagai Desa Cantik binaan tahun 2025 atas keberhasilannya mengimplementasikan program tersebut.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kualitas data di tingkat desa dan kelurahan semakin meningkat, sekaligus mendorong pemanfaatan data statistik dalam mendukung pembangunan daerah yang lebih terarah dan berkelanjutan di Kabupaten Buton Selatan.(*)

baca berita lainnya:

BUTON SELATAN – Pemerintah Kabupaten Buton Selatan menggelar kegiatan Halal Bi Halal 1447 Hijriah yang dirangkaikan dengan silaturahmi keluarga di Waburi Park, Minggu (5/4/2026). Kegiatan ini menjadi momentum memperkuat hubungan sosial antara pemerintah daerah dan masyarakat pasca perayaan Idul Fitri. “Bupati Busel H Muh Adios Serukan Persatuan Warga dalam Halal Bi Halal 1447 Hijriah,”

Bupati Busel H Muh Adios Serukan Persatuan Warga dalam Halal Bi Halal 1447 Hijriah
Bupati Busel H Muh Adios Serukan Persatuan Warga dalam Halal Bi Halal 1447 Hijriah

Suasana penuh keakraban tampak mewarnai jalannya kegiatan. Warga dari berbagai kalangan hadir dan berbaur bersama jajaran pemerintah, tokoh masyarakat, serta tokoh agama dalam nuansa kekeluargaan yang hangat.

Interaksi langsung antara masyarakat dan pimpinan daerah terlihat ketika Bupati Buton Selatan, H. Muhammad Adios, bersama warga saling bersalaman dan berbincang santai. Momentum ini dimanfaatkan warga untuk membangun komunikasi yang lebih dekat dengan pemerintah.

Bupati Buton Selatan, H. Muhammad Adios, S.Sos., M.B.A., dalam sambutannya menegaskan bahwa Halal Bi Halal memiliki makna lebih dari sekadar tradisi tahunan.

“Halal Bi Halal bukan hanya seremonial, tetapi menjadi ruang untuk saling memaafkan dan memperkuat ikatan persaudaraan di tengah masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, semangat kebersamaan yang lahir dari momentum Idul Fitri harus terus dijaga sebagai fondasi dalam pembangunan daerah.

“Dengan persatuan dan kekompakan, kita bisa mendorong Buton Selatan menjadi daerah yang lebih maju dan sejahtera,” tambahnya.

Ketua TP PKK Kabupaten Buton Selatan, Ny. Hj. Sitti Norma Adios, juga menekankan pentingnya menjaga silaturahmi dalam kehidupan sosial masyarakat.

“Silaturahmi seperti ini harus terus dilestarikan karena menjadi dasar terciptanya keharmonisan keluarga dan masyarakat,” tuturnya.

Kegiatan yang mengusung tema “Mari satukan hati, eratkan kasih, dalam merajut persaudaraan” ini berlangsung khidmat dan diisi dengan nuansa religi yang memperkuat nilai kebersamaan.

Secara historis, tradisi Halal Bi Halal telah menjadi bagian dari budaya masyarakat Indonesia sejak era awal kemerdekaan. Istilah ini dikenal luas setelah dipopulerkan pada masa Presiden Soekarno sebagai sarana rekonsiliasi nasional pasca konflik politik.

Dalam konteks global, nilai yang terkandung dalam Halal Bi Halal sejalan dengan prinsip rekonsiliasi sosial yang juga dipraktikkan di berbagai negara, seperti tradisi “reconciliation gathering” di sejumlah negara pasca konflik untuk membangun kembali hubungan sosial masyarakat.

Di Indonesia sendiri, tradisi ini berkembang menjadi agenda tahunan pasca Idul Fitri yang tidak hanya dilakukan dalam lingkup keluarga, tetapi juga institusi pemerintahan, organisasi, hingga komunitas masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Buton Selatan menilai kegiatan Halal Bi Halal memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas sosial serta memperkuat solidaritas masyarakat di tengah dinamika pembangunan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan hubungan antarwarga semakin harmonis dan tercipta lingkungan yang rukun, damai, serta penuh kebersamaan.

baca juga:

  1. Selain Fokus Wujudkan Konektivitas Daerah, Bupati Buton Selatan Adios Juga Tegaskan….
  2. Bupati Buton Selatan H Muh Adios Fokus Benahi ASN Sesuai Pertek BKN dan Fokus Konektivitas Wilayah Buton Selatan

Kegiatan tersebut juga menjadi refleksi bahwa pembangunan daerah tidak hanya bertumpu pada aspek fisik, tetapi juga pada kekuatan sosial dan nilai-nilai persaudaraan.

Dengan demikian, Halal Bi Halal di Buton Selatan tidak hanya menjadi tradisi tahunan, tetapi juga sarana memperkuat fondasi sosial dalam mendukung pembangunan yang berkelanjutan.(*)

Visited 30 times, 2 visit(s) today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *