Tiga Kepala OPD Resmi Dilantik Walikota Baubau HYF, Efisiensi Tak Boleh Turunkan LayananTiga Kepala OPD Resmi Dilantik Walikota Baubau HYF, Efisiensi Tak Boleh Turunkan Layanan

BAUBAU, BAUBAUPOST.COM – Walikota Baubau H Yusran Fahim secara resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan tiga pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Kota Baubau. Ketiga pejabat yang dilantik masing-masing sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, serta Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah. Pelantikan tersebut di laksanakan di Aula Kantor Walikota Baubau, Senin ( 29/06/2026 ). “Tiga Kepala OPD Resmi Dilantik Walikota Baubau HYF, Efisiensi Tak Boleh Turunkan Layanan,”

Tiga Kepala OPD Resmi Dilantik Walikota Baubau HYF, Efisiensi Tak Boleh Turunkan Layanan
Tiga Kepala OPD Resmi Dilantik Walikota Baubau HYF, Efisiensi Tak Boleh Turunkan Layanan

Tiga pejabat pimpinan tinggi pratama lingkungan Pemerintah Kota Baubau yang dilantik yakni, Yudi Masril, ST.,MT menjabat sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Baubau, Amiruddin,S.Kel., M.Si menjabat sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Baubau, dan Sri Samiaty, S.Sos., M.Si menjabat sebagai Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kota Baubau.

Dalam sambutannya, Wali Kota Baubau H. Yusran Fahim menyampaikan, ucapan selamat kepada para pejabat yang baru dilantik. Ia menegaskan bahwa pelantikan tersebut merupakan hasil dari proses seleksi yang objektif, transparan, dan kompetitif.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kota Baubau, saya mengucapkan selamat kepada bapak dan ibu yang telah resmi dilantik pada hari ini. Jabatan ini merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab,” ujarnya.

Menurutnya, pelantikan bukanlah akhir dari sebuah perjuangan, melainkan awal dari amanah yang lebih besar. Para pejabat yang baru dipercaya diminta untuk menunjukkan integritas, kepemimpinan, dedikasi, dan kinerja terbaik dalam mengemban tugas sebagai kepala perangkat daerah.

Ia menegaskan, pengangkatan tersebut bukan sekadar mengisi kekosongan jabatan, tetapi menjadi bagian dari upaya memperkuat organisasi pemerintahan agar semakin efektif, adaptif, dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Olehnya itu, ia meminta seluruh pejabat yang dilantik agar segera melakukan konsolidasi internal, menyatukan visi, memperkuat kolaborasi, serta mengharmonisasikan langkah dalam mewujudkan Baubau yang ramah, cerdas, sejahtera, dan bermartabat.

Selain itu, orang nomor satu di Kota Baubau ini juga memberikan penekanan kepada Sekretaris Daerah dan seluruh kepala perangkat daerah untuk terus menjunjung tinggi disiplin organisasi serta menerapkan sistem penilaian kinerja yang objektif, profesional, dan berkeadilan.

Ia meminta agar aparatur yang tidak disiplin dan menunjukkan kinerja rendah diberikan tindakan tegas, sementara ASN yang berprestasi, disiplin, dan memberikan kontribusi nyata harus memperoleh penghargaan yang layak.

“Budaya kerja yang produktif harus terus dibangun sehingga berdampak langsung pada peningkatan kualitas pelayanan publik dan pencapaian target kinerja organisasi. Integritas, disiplin, dan kompetensi tidak boleh berhenti sebagai slogan, tetapi harus diwujudkan dalam setiap tindakan dan keputusan,” tegasnya.

Menjelang berakhirnya Semester I Tahun Anggaran 2026, Wali Kota juga menginstruksikan seluruh perangkat daerah untuk melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap pelaksanaan program dan kegiatan yang telah berjalan.
Ia meminta setiap perangkat daerah mengidentifikasi berbagai capaian, kendala, serta aspek yang masih perlu diperbaiki agar pelaksanaan program pada semester berikutnya dapat berjalan lebih cepat, tepat sasaran, dan efektif dalam mencapai target pembangunan Kota Baubau.

baca juga:

  1. Wakil Wali Kota Wa Ode Hamsinah Dorong Budaya Peduli Lingkungan Sejak Dini di Sekolah, Siswa SMPN 5
  2. Puskesmas Lakologou Optimalkan PMT bagi 52 Balita dan Ibu Hamil, Tunjukkan Hasil Positif pada Pekan Ketiga

Di akhir arahannya, Yusran Fahim menegaskan kebijakan efisiensi anggaran tidak boleh mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Efisiensi bukan berarti menurunkan kualitas hasil kerja, melainkan bagaimana menghasilkan keluaran yang sama bahkan lebih baik melalui pemanfaatan sumber daya yang lebih optimal,” pungkasnya.(*)

baca berita lainnya:

BAUBAU, BAUBAUPOST.COM – Kepengurusan baru Asosiasi Kota (ASKOT) PSSI Kota Baubau periode 2026–2030 resmi dikukuhkan di Aula Palagimata, Kompleks Perkantoran Pemerintah Kota Baubau, Sabtu (27/6/2026). Pengukuhan tersebut menjadi titik awal penguatan tata kelola organisasi sekaligus percepatan pembinaan sepak bola usia dini sebagai fondasi peningkatan prestasi sepak bola Kota Baubau. “Badaruddin Resmi Nahkodai ASKOT PSSI Baubau Periode 2026-2030, Pemkot Dorong Pembinaan Usia Dini dan Sportivitas,”

Badaruddin Resmi Nahkodai ASKOT PSSI Baubau Periode 2026-2030, Pemkot Dorong Pembinaan Usia Dini dan Sportivitas
Badaruddin Resmi Nahkodai ASKOT PSSI Baubau Periode 2026-2030, Pemkot Dorong Pembinaan Usia Dini dan Sportivitas

Ketua Umum ASKOT PSSI Kota Baubau, H. Badaruddin, SE, menyatakan kepengurusan yang baru akan langsung bekerja menjalankan amanah organisasi dengan fokus membangun sistem pembinaan pemain muda serta menghidupkan kembali kompetisi sepak bola di daerah. Menurutnya, pembinaan yang berkesinambungan menjadi syarat utama agar Baubau mampu melahirkan pesepak bola berkualitas.

“Kami siap menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya, terutama dalam pembinaan pemain muda dan menghidupkan kembali kompetisi di Kota Baubau,” ujar H. Badaruddin.

dummy

Komitmen tersebut mendapat dukungan penuh Pemerintah Kota Baubau. Dalam sambutan Wali Kota Baubau H. Yusran Fahim yang dibacakan Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Politik, dan Hukum, Dr. Mohamad Tasdik, M.Si, ditegaskan bahwa pelantikan pengurus ASKOT PSSI bukan sekadar agenda seremonial, melainkan amanah besar untuk membangun ekosistem sepak bola yang sehat, profesional, dan berdaya saing.

3 5

“Pengukuhan ini bukan sekadar seremoni administratif, tetapi merupakan amanah untuk membina dan memajukan sepak bola daerah,” kata Mohamad Tasdik saat membacakan sambutan Wali Kota.

Pemerintah Kota Baubau juga menitipkan sejumlah agenda strategis kepada kepengurusan baru, antara lain menghidupkan kembali Sekolah Sepak Bola (SSB), memperbanyak kompetisi pelajar, memperluas pencarian bakat hingga tingkat kelurahan, membangun kompetisi berjenjang, menerapkan tata kelola organisasi yang transparan dan akuntabel, serta menjunjung tinggi sportivitas dengan menolak segala bentuk kekerasan maupun praktik pengaturan skor (match fixing).

“Sepak bola adalah olahraga rakyat yang menyatukan tanpa membeda-bedakan suku, golongan, maupun status sosial. Ketika anak-anak Baubau berlaga di lapangan, yang bersorak adalah satu kota, satu kebanggaan, dan satu harapan,” demikian kutipan sambutan Wali Kota Baubau.

Menurut Wali Kota, pemerintah daerah akan terus mendukung pembinaan olahraga melalui peningkatan sarana dan prasarana, dukungan terhadap kompetisi, serta sinergi program kepemudaan dan olahraga. Namun, keberhasilan sepak bola tidak hanya bergantung pada pemerintah, melainkan membutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pengurus, klub, sekolah, dunia usaha, media, hingga masyarakat pencinta sepak bola.

4 5

Secara historis, pembinaan usia dini telah menjadi fondasi perkembangan sepak bola di berbagai negara. Jepang, misalnya, mulai membangun sistem pembinaan modern setelah berdirinya J.League pada 1993 yang terintegrasi dengan akademi klub. Di tingkat nasional, PSSI juga terus memperkuat pembinaan usia muda melalui Elite Pro Academy dan berbagai kompetisi kelompok umur sebagai bagian dari upaya meningkatkan daya saing sepak bola Indonesia di tingkat Asia dan dunia.

baca juga:

  1. Dari Usia Dini hingga Remaja, Atlet Pelajar Baubau Borong 18 Medali di Kejurnas Pencak Silat, 10 …
  2. Turnamen Futsal Lampanairi Resmi Bergulir Jadi Ajang Pembinaan Pemuda, Bupati Busel H Muh Adios Tekankan Disiplin dan Karakter Pemuda

Pengukuhan ASKOT PSSI Kota Baubau diawali dengan pembacaan pernyataan pengesahan kepengurusan, dilanjutkan penyerahan petikan keputusan dan pataka organisasi, kemudian ditutup dengan sesi foto bersama. Dengan kepengurusan baru periode 2026–2030, ASKOT PSSI Kota Baubau diharapkan mampu membangun pembinaan yang berkelanjutan, melahirkan atlet berprestasi, sekaligus mengembalikan kejayaan sepak bola daerah hingga mampu bersaing di tingkat provinsi maupun nasional. (*)

 

Visited 126 times, 2 visit(s) today
2 thoughts on “Tiga Kepala OPD Resmi Dilantik Walikota Baubau HYF, Efisiensi Tak Boleh Turunkan Layanan”
  1. Some really wonderful blog posts on this internet site, thanks for contribution. “Once, power was considered a masculine attribute. In fact, power has no sex.” by Katharine Graham.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *