F04.1 Kepala Dinkes Kota Baubau Dr.Wahyu SKM M.Sc MPH Kepala Dinkes Kota Baubau, Dr.Wahyu, SKM M.Sc, MPH

Peliput: Prasetio M

BAUBAU, BP- Sejumlah pejabat publik di Kota Baubau siap mengikuti pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 perdana, yang direncanakan bakal digelar pada bulan Febuari 2021.

F04.1 Kepala Dinkes Kota Baubau Dr.Wahyu SKM M.Sc MPH
Kepala Dinkes Kota Baubau, Dr.Wahyu, SKM M.Sc, MPH

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Baubau, Dr.Wahyu, SKM M.Sc, MPH saat ditemui media Baubau Post beberapa waktu lalu.

” Pada pelaksanaannya pada Febuari nanti saat pencanangan vaksin, pemberian perdana akan diberikan kepada pejabat publik di Kota Baubau sebanyak 10 sampai 20 orang. Kami sudah edarkan surat dan sudah ada jawaban, pak Sekda Baubau bersedia, Kapolres Bauau bersedia, Ketua DPRD bersedia, Dirut RSUD bersedia, Kepala BPBD Baubau bersedia dan saya juga bersedia,”kata Wahyu.

Dikatakan, setelah para pejabat publik tersebut mengikuti vaksinasi, proses dilanjutkan kepada para Tenaga Kesehatan (Nakes) yang berada di 20 Fasilitas Kesehatan (Faskes) di Kota Baubau terdiri dari 17 Puskesmas, BLUD RSUD Baubau, Klinik Bhayangkara dan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kota Baubau.

” Jadi kami memberikan contoh dlu bahwa vaksin ini aman, tidak perlu takut akan keamanan vaksin ini,” ujarnya.

Pelaksanaan vaksinasi ini, kata wahyu, akan dilakukan dengan sistem empat meja dimana meja pertama untuk registrasi, meja kedua pemeriksaan kesehatan oleh para tenaga ahli apakah peserta layak diberikan vaksin, meja ketiga proses penyuntikan vaksin dan meja keempat pasien akan diamati oleh petugas selama 30 menit.

baca juga: Wawali Baubau Ahmad Monianse Dukung Penuh Rencana Pembangunan Fasilitas Latihan Panjat Tebing

” Pada meja empat selain di amati juga diberikan informasi edukasi, serta data ini juga langsung diupload secara online,” terangnya.

Tak lupa, wahyu mengajak masyarakat Kota Baubau untuk berperan aktif dan kompak dalam pelaksanaan vaksinasi yang akan dilakukan oleh pemerintah, sehingga terbangun kekebalan kelompok akan virus Covid-19. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *