Kepala Cabang PT. Pelayaran Dharma Indah Baubau, Ishak Musaib, Dharma Indah Tambah Kuota Kapal Cepat untuk Mudik Gratis Lebaran Siapkan 400 Kursi Tambahan Rute Baubau–Kendari Kepala Cabang PT. Pelayaran Dharma Indah Baubau, Ishak Musaib, Dharma Indah Tambah Kuota Kapal Cepat untuk Mudik Gratis Lebaran Siapkan 400 Kursi Tambahan Rute Baubau–Kendari

BAUBAU,BP- — PT Pelayaran Dharma Indah menambah kuota tiket penumpang dalam program mudik gratis kapal cepat rute Baubau–Kendari guna mengantisipasi potensi lonjakan penumpang pada arus balik Lebaran Idul Fitri 2026. “Dharma Indah Tambah Kuota Kapal Cepat untuk Mudik Gratis Lebaran Siapkan 400 Kursi Tambahan
Arus Balik Rute Baubau–Kendari,”

 Kepala Cabang PT. Pelayaran Dharma Indah Baubau, Ishak Musaib, Dharma Indah Tambah Kuota Kapal Cepat untuk Mudik Gratis Lebaran Siapkan 400 Kursi Tambahan Rute Baubau–Kendari
Kepala Cabang PT. Pelayaran Dharma Indah Baubau, Ishak Musaib, Dharma Indah Tambah Kuota Kapal Cepat untuk Mudik Gratis Lebaran Siapkan 400 Kursi Tambahan Rute Baubau–Kendari

Penambahan kuota tersebut dijadwalkan berlangsung pada 26 dan 27 Maret 2026 dengan kapasitas masing-masing 400 kursi penumpang. Seluruh penumpang akan diberangkatkan menggunakan kapal cepat dengan jadwal keberangkatan pukul 13.00 Wita dari Baubau menuju Kendari.

Kepala Cabang PT Pelayaran Dharma Indah Baubau, Ishak Musaib, mengatakan kebijakan tersebut merupakan bagian dari langkah antisipatif perusahaan dalam menghadapi peningkatan mobilitas masyarakat setelah perayaan Idul Fitri.

“Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang arus balik rute Baubau–Kendari, kantor pusat menambah kuota program mudik Lebaran gratis selama dua hari yang bekerja sama dengan Kementerian Perhubungan,” kata Ishak saat dihubungi, Sabtu (14/3/2026).

Sebelum adanya penambahan jadwal tersebut, perusahaan sebenarnya telah lebih dulu membuka program mudik gratis untuk beberapa tanggal keberangkatan pada bulan Maret 2026.

Program itu meliputi jadwal 17 Maret dengan kapasitas 600 kursi, kemudian 18 Maret sebanyak 600 kursi, serta 25 Maret 2026 yang disediakan sebanyak 370 kursi penumpang.

Menurut Ishak, tingginya minat masyarakat untuk memanfaatkan fasilitas mudik gratis membuat perusahaan bersama pemerintah memutuskan menambah kuota agar lebih banyak warga dapat menikmati layanan transportasi laut tanpa biaya.

“Antusiasme masyarakat cukup tinggi setiap tahun, sehingga tambahan kuota ini diharapkan bisa membantu masyarakat yang ingin kembali setelah Lebaran,” ujarnya.

Untuk mengikuti program tersebut, masyarakat hanya perlu memenuhi persyaratan administrasi sederhana. Calon penumpang diwajibkan membawa fotokopi KTP berwarna saat melakukan pendaftaran.

Sementara bagi bayi atau anak-anak yang belum memiliki KTP, pendaftaran dapat dilakukan dengan melampirkan fotokopi Kartu Keluarga (KK) sebagai identitas pendamping perjalanan.

“Persyaratannya cukup mudah. Masyarakat hanya perlu membawa identitas diri untuk proses pendaftaran di loket,” kata Ishak.

Pendaftaran dilakukan secara langsung di loket PT Pelayaran Dharma Indah Cabang Baubau hingga kuota kursi yang disediakan terpenuhi. Perusahaan mengingatkan masyarakat agar segera mendaftarkan diri karena jumlah tiket terbatas.

“Kami mengimbau masyarakat yang ingin mengikuti program mudik gratis agar segera datang ke loket untuk mendaftar karena kuotanya terbatas dan biasanya cepat habis,” ujar Ishak.

F08.1A 1

Secara historis, program mudik gratis di Indonesia telah menjadi salah satu kebijakan pemerintah untuk membantu mobilitas masyarakat saat Lebaran. Program serupa telah dijalankan oleh Kementerian Perhubungan sejak lebih dari satu dekade terakhir dengan melibatkan berbagai moda transportasi, termasuk kapal laut, bus, dan kereta api.

Berdasarkan data Kementerian Perhubungan, jutaan masyarakat Indonesia melakukan perjalanan mudik setiap tahun. Pada periode Lebaran sebelum pandemi misalnya, pergerakan pemudik secara nasional pernah melampaui 100 juta orang.

Fenomena mudik besar-besaran saat hari raya sebenarnya juga memiliki kemiripan dengan tradisi perjalanan massal di beberapa negara lain. Di China misalnya, masyarakat melakukan perjalanan pulang kampung dalam skala besar saat perayaan Tahun Baru Imlek yang dikenal sebagai Chunyun, salah satu migrasi manusia terbesar di dunia setiap tahunnya.

baca juga:

  1. Kapal Cepat Baubau–Kendari Layani Mudik Gratis Jelang Idulfitri, Tiket Untuk Kuota 1.600 Penumpang
  2. Bapas Baubau Go International, Butonik jadi Souvenir pada ASEAN Regional Correctional Conference di Thailand Menarik Perhatian Delegasi ARCC 2026

Di Indonesia sendiri, mobilitas Lebaran menjadi bagian penting dari dinamika sosial dan ekonomi masyarakat. Karena itu, penyedia transportasi baik pemerintah maupun swasta terus berupaya meningkatkan kapasitas layanan agar arus mudik dan arus balik dapat berlangsung aman dan lancar.

Penambahan kuota tiket mudik gratis oleh PT Pelayaran Dharma Indah diharapkan dapat membantu masyarakat di wilayah Sulawesi Tenggara, khususnya yang melakukan perjalanan antara Baubau dan Kendari, agar dapat kembali ke daerah tujuan dengan lebih mudah dan terjangkau.(*)

baca berita lainnya:

BAUBAU,BAUBAUPOST.COM — Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, melakukan kunjungan kerja ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Baubau pada Jumat (6/3/2026) pagi. Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan fasilitas pelayanan kesehatan sekaligus mendorong penguatan peran rumah sakit sebagai rujukan utama bagi wilayah kepulauan. “Persiapan Provinsi Kepton, Gubernur Sultra ASR Perkuat RSUD Baubau sebagai Rumah Sakit Rujukan Naik Kelas Tipe B,”
Persiapan Provinsi Kepton, Gubernur Sultra ASR Perkuat RSUD Baubau sebagai Rumah Sakit Rujukan Naik Kelas Tipe B
Persiapan Provinsi Kepton, Gubernur Sultra ASR Perkuat RSUD Baubau sebagai Rumah Sakit Rujukan Naik Kelas Tipe B

Kunjungan itu juga menjadi bagian dari langkah Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara dalam mempersiapkan infrastruktur pelayanan dasar jika rencana pembentukan Provinsi Kepulauan Buton (Kepton) sebagai daerah otonomi baru terealisasi.

Dalam agenda tersebut, gubernur meninjau sejumlah fasilitas layanan kesehatan di RSUD Baubau, antara lain ruang tindakan medis, ruang Intensive Care Unit (ICU), serta poli paru. Ia juga berdialog dengan tenaga medis dan menyapa pasien yang sedang menjalani perawatan.

“Kami ingin memastikan pelayanan kesehatan berjalan dengan baik. Rumah sakit ini memiliki peran penting bagi masyarakat kepulauan sehingga fasilitasnya harus terus diperkuat,” ujar Andi Sumangerukka saat berdialog dengan tenaga medis di rumah sakit tersebut.

RSUD Kota Baubau selama ini menjadi rumah sakit rujukan bagi berbagai puskesmas di wilayah kepulauan sekitar. Posisi strategis tersebut membuat peningkatan kapasitas pelayanan rumah sakit dinilai penting agar masyarakat dapat memperoleh layanan kesehatan yang cepat dan memadai.

Menurut gubernur, peningkatan status RSUD Baubau dari tipe C menjadi tipe B menjadi salah satu langkah yang tengah didorong oleh pemerintah provinsi. Proses tersebut akan dilakukan melalui koordinasi dengan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

“Kami akan berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan agar persyaratan peningkatan status rumah sakit dapat dipenuhi, baik dari sisi fasilitas maupun sumber daya manusia,” katanya.

Selain itu, pemerintah provinsi juga membuka peluang pemanfaatan lahan milik Pemprov Sultra untuk mendukung pengembangan RSUD Baubau di masa mendatang.

“Jika diperlukan, lahan milik pemerintah provinsi bisa dimanfaatkan untuk pengembangan rumah sakit agar kapasitas pelayanan semakin besar,” ujar Andi Sumangerukka.

Penguatan fasilitas kesehatan tersebut dinilai penting karena Baubau berada pada posisi strategis sebagai pusat pelayanan bagi wilayah kepulauan di Sulawesi Tenggara, khususnya kawasan Buton dan sekitarnya.

Dalam konteks rencana pemekaran wilayah, pemerintah menilai bahwa kesiapan infrastruktur pelayanan dasar seperti rumah sakit rujukan menjadi salah satu faktor penting dalam pembentukan daerah otonomi baru.

Sejarah menunjukkan bahwa penguatan layanan kesehatan sering menjadi indikator kesiapan daerah dalam menjalankan fungsi pemerintahan baru. Di Indonesia, misalnya, pengembangan rumah sakit rujukan menjadi bagian dari persiapan pembentukan sejumlah provinsi baru setelah era otonomi daerah yang dimulai pada awal 2000-an.

Secara nasional, peningkatan klasifikasi rumah sakit juga menjadi bagian dari kebijakan pemerintah dalam memperkuat sistem rujukan kesehatan. Kebijakan ini semakin diperkuat setelah pelaksanaan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) pada 2014 yang menuntut ketersediaan fasilitas kesehatan yang lebih merata.

Di tingkat global, penguatan rumah sakit regional juga menjadi strategi yang diterapkan banyak negara kepulauan untuk memastikan akses kesehatan bagi masyarakat yang tinggal di wilayah terpencil.

baca juga:

  1. Tanpa Posko Mudik, Layanan BPJS Kesehatan Baubau Tetap Buka Saat Lebaran
  2. Kepala Bidang Kesmas Buton Selatan Wa Ode Mahazura Tinjau Layanan Faskes di Batuatas, Soroti Akses Ekstrem Menuju Puskesmas

Karena itu, menurut Andi Sumangerukka, pengembangan RSUD Baubau tidak hanya penting bagi pelayanan kesehatan saat ini, tetapi juga sebagai bagian dari kesiapan wilayah menghadapi perkembangan tata kelola pemerintahan di masa depan.

“Kami ingin memastikan bahwa masyarakat di wilayah kepulauan memperoleh pelayanan kesehatan yang layak, mudah diakses, dan berkualitas,” kata dia.

Dengan dukungan peningkatan fasilitas, kapasitas tenaga medis, serta kemungkinan perluasan area layanan, RSUD Baubau diharapkan dapat menjadi pusat rujukan kesehatan yang mampu melayani masyarakat secara optimal di kawasan kepulauan Sulawesi Tenggara.(*)

Visited 45 times, 1 visit(s) today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *