BAUBAU, BAUBAUPOST.COM – Pemerintah Kelurahan Waruruma, Kecamatan Kokalukuna, bersama pengurus RT/RW dan masyarakat menggelar kerja bakti bersama di area lapangan sepak bola Kelurahan Waruruma, Minggu (24/5/2026). Kegiatan tersebut dilakukan untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman menjelang pelaksanaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. “Jelang Idul Adha, Warga dan Aparat Kelurahan Waruruma Gelar Kerja Bakti Rapikan Lapangan Tempat Sholat IdulAdha.”

Sejak pagi hari, warga terlihat antusias mengikuti kerja bakti dengan membawa berbagai peralatan kebersihan. Mereka bersama-sama membersihkan rumput liar, mengangkut sampah, serta merapikan area lapangan untuk kemyamanan masyarakat.
Lurah Waruruma, EKO, S.Ip, mengatakan, kegiatan gotong royong tersebut merupakan bentuk kepedulian bersama dalam menjaga kebersihan lingkungan sekaligus memperkuat kebersamaan antarwarga.
“Kerja bakti ini bukan hanya untuk membersihkan lingkungan, tetapi juga menjadi momentum mempererat silaturahmi dan menumbuhkan semangat gotong royong di tengah masyarakat,” ujarnya.

Salah satu warga sekitar, yang turut hadir dalam kegiatan itu juga mengapresiasi tingginya partisipasi masyarakat. Menurut mereka, keterlibatan warga menjadi faktor penting dalam menjaga fasilitas umum agar tetap bersih dan terawat.
Lapangan sepak bola Kelurahan Waruruma sendiri selama ini menjadi salah satu pusat aktivitas masyarakat, baik untuk olahraga maupun kegiatan sosial kemasyarakatan. Karena itu, penataan dan kebersihan area tersebut menjadi perhatian bersama, terlebih menjelang pelaksanaan Idul Adha.
baca juga:
- Warga Kokalukuna Curhat Soal Bansos dan Infrastruktur SaaT Reses DPRD Baubau H Masri
- Mohamad Tasdik Buka POPDA Baubau 2026, Tekankan Fair Play Atlet
Ia berharap kegiatan kerja bakti seperti ini dapat terus dilaksanakan secara rutin guna menjaga kebersihan lingkungan serta memperkuat rasa persatuan dan kebersamaan masyarakat.(*)
baca berita lainnya:
BAUBAU, BAUBAUPOST.COM — Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, warga lingkungan Perumnas, Kelurahan Waruruma, Kecamatan Kokalukuna, Kota Baubau, menggelar kerja bakti membersihkan lingkungan Masjid Al Muktamar, Minggu (24/5/2026). Kegiatan itu dilakukan sebagai bentuk persiapan menyambut pelaksanaan ibadah Idul Adha dan penyembelihan hewan kurban. “Sambut Idul Adha 1447 H, Lingkungan Masjid Al Muktamar Baubau Dibersihkan Warga Warurumah,’

Sejak pagi, masyarakat bersama pengurus masjid, pemuda, dan tokoh lingkungan tampak bergotong royong membersihkan halaman masjid, tempat wudhu, saluran air, hingga memangkas rumput di sekitar area ibadah. Selain menciptakan suasana yang bersih dan nyaman, kegiatan tersebut juga menjadi momentum mempererat hubungan sosial antarwarga.
Ketua BKM Masjid Al Muktamar, LM Arfan Amilu mengatakan, budaya gotong royong masih menjadi kekuatan utama masyarakat dalam menjaga kebersamaan menjelang hari besar keagamaan.
“Kerja bakti ini bukan sekadar membersihkan lingkungan masjid, tetapi juga memperkuat silaturahmi dan kekompakan warga menjelang Idul Adha,” kata Arfan.
Ia menjelaskan, area masjid yang dibersihkan nantinya juga akan digunakan untuk pelaksanaan penyembelihan hewan kurban. Karena itu, penataan lingkungan dilakukan lebih awal agar seluruh rangkaian ibadah dapat berjalan tertib dan nyaman bagi jamaah maupun panitia kurban.
“Lingkungan masjid harus dipersiapkan sebaik mungkin agar jamaah merasa nyaman saat beribadah dan kegiatan kurban berjalan lancar,” ujarnya.

Tradisi kerja bakti menjelang hari besar keagamaan merupakan budaya yang telah lama tumbuh di berbagai daerah di Indonesia. Semangat gotong royong bahkan menjadi salah satu identitas sosial bangsa yang terus dipertahankan sejak masa sebelum kemerdekaan. Di sejumlah negara Muslim seperti Turki, Malaysia, dan Pakistan, kegiatan serupa juga menjadi bagian dari persiapan masyarakat menyambut Idul Adha, terutama dalam membersihkan masjid dan lokasi penyembelihan hewan kurban.
Menurut catatan sejarah Islam, Idul Adha mulai diperingati umat Muslim sejak tahun kedua Hijriah setelah Nabi Muhammad SAW hijrah ke Madinah. Hari raya tersebut menjadi simbol ketaatan dan pengorbanan melalui kisah Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS. Di Indonesia, tradisi kurban dan gotong royong masyarakat berkembang menjadi budaya sosial yang memperkuat solidaritas antarwarga.
baca juga:
- Wawali Baubau Wa Ode Hamsina Lepas 135 Jemaah Haji dengan Khidmat dan Titip Doa untuk…
- Kelulusan SMK Negeri 3 Baubau Capai 100 Persen, Tata Busana Jadi Jurusan Favorit
Arfan berharap semangat kebersamaan masyarakat Waruruma tetap terjaga, tidak hanya menjelang Idul Adha, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari. Ia juga mengimbau masyarakat agar bersama-sama melaksanakan Shalat Idul Adha di lokasi yang telah ditetapkan Pemerintah Kota Baubau.
“Partisipasi masyarakat sangat penting agar pelaksanaan Idul Adha berlangsung khidmat, aman, dan penuh kebersamaan,” katanya.(*)



