BAUBAU, BAUBAUPOST.COM- Upaya dugaan penyelundupan manusia melalui jalur ilegal kembali terungkap. Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Baubau mengamankan lima warga negara asing (WNA) asal Vietnam yang diduga hendak melanjutkan perjalanan ke Australia secara ilegal dengan memanfaatkan Indonesia sebagai negara transit. “Imigrasi Baubau Gagalkan Dugaan Penyelundupan Lima WN Vietnam ke Australia,”

Kelima WNA tersebut saat ini tengah menunggu proses deportasi ke negara asalnya. Pemulangan dijadwalkan berlangsung pada Rabu (15/4/2026) melalui Bandara Betoambari Baubau menuju Bandara Ngurah Rai Bali sebelum diterbangkan ke Vietnam.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Baubau Muhammad Bakri mengatakan tindakan deportasi diambil karena para WNA tersebut terbukti menyalahgunakan izin tinggal kunjungan serta tidak dapat menjelaskan tujuan keberadaan mereka di Indonesia secara sah.
“Kami mengenakan tindakan administratif keimigrasian berupa deportasi dan penangkalan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Muhammad Bakri dalam konferensi pers, Selasa (14/4/2026).
Kasus ini bermula dari laporan masyarakat mengenai keberadaan sejumlah orang asing dengan perilaku mencurigakan di sebuah hotel di kawasan Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Wale, Kecamatan Wolio, Kota Baubau.
Menindaklanjuti informasi tersebut, Tim Intelijen dan Penindakan Keimigrasian melakukan pengawasan dan penyelidikan hingga akhirnya mengamankan kelima WNA itu pada Senin, 6 April 2026, saat berada di Hotel Calista.
Dari hasil pemeriksaan, diketahui kelima WNA tersebut terdiri atas empat laki-laki dan satu perempuan yang masuk ke Indonesia melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada 31 Maret 2026 menggunakan fasilitas bebas visa kunjungan.
Dalam pemeriksaan lebih lanjut, salah seorang WNA berinisial NNL mengaku perjalanan mereka difasilitasi oleh seorang pria asal Indonesia yang menjanjikan keberangkatan menuju Australia melalui jalur ilegal.
“Kami datang ke Indonesia untuk melanjutkan perjalanan ke Australia, dan semua sudah diatur oleh seseorang,” ujar NNL kepada petugas, sebagaimana disampaikan pihak imigrasi.
Petugas menduga kuat keberadaan mereka merupakan bagian dari skema terorganisir yang berkaitan dengan jaringan penyelundupan manusia lintas negara.
Indikasi tersebut diperkuat oleh temuan di lapangan, di antaranya para WNA tidak memiliki aktivitas jelas, tidak memiliki penjamin, serta tidak mampu menunjukkan rencana perjalanan yang sah selama berada di Indonesia.
“Kondisi ini menunjukkan adanya pola pengaturan yang tidak wajar, termasuk pemenuhan kebutuhan sehari-hari oleh pihak lain,” kata Muhammad Bakri.
Selain itu, pola hunian mereka juga dinilai mencurigakan, di mana empat laki-laki menempati satu kamar berbiaya murah secara bersama-sama, sementara satu perempuan berada di kamar terpisah.
Fenomena ini, menurut pihak imigrasi, sejalan dengan modus yang kerap digunakan dalam praktik penyelundupan manusia, yakni mengumpulkan calon migran ilegal di titik transit sebelum diberangkatkan secara bertahap.
Secara historis, Indonesia memang kerap menjadi negara transit dalam arus migrasi ilegal menuju Australia, terutama sejak meningkatnya kebijakan pengetatan visa oleh Pemerintah Australia pada awal 2000-an.
Data internasional menunjukkan bahwa rute Asia Tenggara, termasuk Indonesia, telah lama dimanfaatkan oleh jaringan penyelundupan manusia untuk mengirim migran dari negara seperti Vietnam, Afghanistan, dan Myanmar menuju Australia melalui jalur laut.
Di tingkat nasional, aparat penegak hukum Indonesia bersama lembaga internasional seperti International Organization for Migration (IOM) telah berulang kali mengungkap kasus serupa, khususnya di wilayah perbatasan dan kota-kota pesisir.
Muhammad Bakri menilai, sulitnya memperoleh visa resmi ke Australia menjadi salah satu faktor pendorong para WNA memilih jalur ilegal meskipun berisiko tinggi.
baca juga:
- Tagana Edukasi Mitigasi Bencana ke Siswa di Baubau Lewat Program TMS
- Datang dari Singapura, Bos Kriminal Global Asal Inggris Masuk Red Notice Ditangkap di Bandara Ngurah Rai Oleh Imigrasi Bali
“Kami mengimbau agar warga negara asing mematuhi aturan keimigrasian dan tidak tergiur tawaran jalur ilegal yang melanggar hukum,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi peran masyarakat dan pihak pengelola penginapan yang telah memberikan informasi awal kepada petugas sehingga kasus ini dapat diungkap.
“Sinergi antara masyarakat dan aparat menjadi kunci dalam pengawasan orang asing di daerah,” kata Bakri.
Pihak Imigrasi Baubau menegaskan akan terus meningkatkan pengawasan terhadap keberadaan orang asing guna mencegah praktik penyelundupan manusia yang merugikan negara serta membahayakan keselamatan individu yang terlibat.(*)
Galeri Foto
baca berita lainnya:
BAUBAU, BAUBAUPOST.COM — Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menargetkan peningkatan signifikan jumlah kursi legislatif di wilayah Buton Raya pada pemilu mendatang. Target tersebut mengemuka dalam Musyawarah Cabang Bersama (Muscaber) IX PPP yang digelar di Ballroom Villa Nirwana Beach, Kota Baubau, Minggu (12/04/2026). “H Yusran Fahim Terpilih Kembali, PPP Baubau Bidik Kursi Lebih Banyak di Pemilu 2029,”

Kegiatan yang dihadiri kader dari Kota Baubau, Kabupaten Buton, dan Kabupaten Buton Tengah itu menjadi ajang konsolidasi penting bagi partai berlambang Ka’bah tersebut. Muscaber dibuka langsung oleh Wali Kota Baubau, Yusran Fahim, yang juga menjabat sebagai Ketua DPC PPP Kota Baubau.
Dalam arahannya, Yusran menegaskan bahwa PPP harus mampu merumuskan strategi politik yang berpijak pada kebutuhan nyata masyarakat. “Strategi kita ke depan harus membumi, lahir dari kebutuhan riil masyarakat, bukan sekadar konsep di atas kertas,” ujarnya.
Ia menambahkan, upaya peningkatan kursi DPRD hanya dapat dicapai melalui kerja kolektif dan konsolidasi yang solid di semua tingkatan partai. Oleh karena itu, seluruh kader diminta memperkuat jaringan dan komunikasi politik hingga ke akar rumput.
Menurut Yusran, Muscaber bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan momentum penting untuk mengevaluasi capaian dan menyusun langkah strategis ke depan. “Ini bukan kegiatan seremonial, tetapi momentum sakral kebangkitan PPP di jazirah Buton,” katanya.
Ia juga menyoroti perlunya introspeksi menyeluruh terhadap hasil pemilu sebelumnya yang dinilai belum maksimal. Evaluasi tersebut, lanjutnya, harus menjadi dasar untuk memperbaiki kinerja partai secara menyeluruh.
“Mari kita jadikan kekurangan sebagai bahan bakar untuk melompat lebih tinggi. Dengan kepemimpinan kuat dan kekompakan kader, kita bisa sampai pada kemenangan,” ucap Yusran di hadapan ratusan peserta.
Lebih lanjut, Yusran mengingatkan pentingnya soliditas internal sebagaimana ditekankan oleh Ketua Umum DPP PPP, Muhamad Mardiono. Ia menyebut persatuan kader sebagai kunci utama untuk mengembalikan kejayaan PPP di tingkat nasional.
“Kunci kita satu, soliditas. Jika kita bersatu dan bergerak bersama, PPP akan kembali berjaya pada 2029,” tegasnya.
Secara historis, PPP merupakan salah satu partai politik tertua di Indonesia yang berdiri pada 1973 melalui fusi beberapa partai Islam. Dalam perjalanan politik nasional, PPP pernah menjadi kekuatan utama di parlemen, khususnya pada era Orde Baru hingga awal reformasi.
Namun, dalam beberapa pemilu terakhir, perolehan suara PPP cenderung mengalami fluktuasi. Pada Pemilu 2019 misalnya, PPP berhasil lolos ambang batas parlemen, tetapi dengan perolehan suara yang relatif menurun dibandingkan periode sebelumnya. Kondisi ini menjadi tantangan sekaligus peluang untuk melakukan pembenahan internal.
baca juga:
- Regulasi Baru PAW Diperkenalkan KPU Buton Selatan dalam Sosialisasi PKPU 3/2025, Sekaligus…
- Bahlil Mantap Maju Caleg 2029, Targetkan Kebangkitan Golkar di Papua
Fenomena kebangkitan partai politik berbasis ideologi atau identitas juga terjadi di berbagai negara. Di sejumlah negara Eropa dan Asia, partai-partai lama mampu bangkit kembali melalui penguatan basis kader dan adaptasi terhadap isu-isu kontemporer, seperti kesejahteraan sosial dan ekonomi kerakyatan.
Yusran menegaskan, perjuangan PPP tidak semata-mata berorientasi pada kekuasaan, tetapi juga pengabdian kepada masyarakat. “Kita tidak sedang berjuang untuk diri sendiri, tetapi untuk masa depan generasi mendatang,” katanya.
Ia berharap Muscaber IX PPP dapat menjadi titik awal konsolidasi besar menuju Pemilu 2029, dengan semangat baru dan strategi yang lebih adaptif. Dengan demikian, PPP di Buton Raya diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan publik sekaligus memperkuat posisinya di legislatif.(*)







Uhjknbhdbjsnakoabkndldkdmkeknsoaknw🥳hlo😘🥳😏jdndndkrjmdkl aku suka karena aku suka sama kamu kayak ayam jjljnlnnjnkjkogjjvnfobs usvs cara sdhbbdid no dubdoswgbsoai hp aku sudah wa kamu sudah wa kenapa begitu IM h hj ujjcnkchf kshwbd terus aku sudah bersimpan di nasi sekarang kamu sudah mau lihat dong aku sudah rindu tapi aku mau pisang uxzjljsnskbdmdkdnmd km ckjdmsjsnjdjsnmsmdndmsnmdndjndd kak Risa lagi-lagi pakai jilbab warna hijau toh Dia sangat suka sangat hebatnya cuma lagi di Innova diesel hjfdg d ehdmdkhz fdhhdmd brjd ga tau kenapa aku grb ih vdkdn ibu aku sudah mau pergi sekarang aku akan hamil punya anak laki-laki
Ghfmfnf
Dknfmkf aku suka tapi aku sudah sekolah itu bye bye hhjrnrjrjrmekjs aku juga bisa karena aku juga ingin sekali ada kucing yang lucu karena aku suka kucing aku ya kalau kalian tidak hubungin bnxnxnndmdjbdndkdndkjdmfid terus aku bisa begitu kenapa bisa sekolah sekali bye bye 💐🪻🌻🥀🌹🌈🌅🌄🏞️⛰️⛰️🏔️☃️⛄🌡️🔥🌋🏜️hdbkfmf.jdbfkfknfiff ok nrkrnekoehxkxo aku sudah nggak bisa karena aku sudah marah aku sudah hamil sekarang aku aku akan halakin kamu sayang kamu nggak boleh marah kamu nanya itulah kamu kamu nakal sekali hapus ya nanti aku pusing sama ibuku kalian sekarang mo ih koml km