F4.2 Kalaksa BPBD Kota Baubau La Ode Muslimin HibaliKalaksa BPBD Kota Baubau La Ode Muslimin Hibali

Peliput: Prasetio M

BAUBAU, BP- Berdasarkan informasi BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Kendari akan potensi gelombang tinggi di perairan Kota Baubau, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Baubau menghimbau seluruh kepada masyarakat yang tinggal dan beraktifitas di wilayah pesisir Kota Baubau, untuk selalu meningkatkan kewaspadaannya akan bahaya bencana gelombang tinggi.

F4.2 Kalaksa BPBD Kota Baubau La Ode Muslimin Hibali
Kalaksa BPBD Kota Baubau La Ode Muslimin Hibali

Hal itu diungkapkan oleh Kalaksa BPBD Kota Baubau La Ode Muslimin Hibali saat ditemui media, Rabu (20/01)

” Untuk masyarakat Kota Baubau yang tinggal diwilayah pesisir mengutamakan kewaspadaannya akan potensi gelombang tinggi yang diprediksi mampu angka dua meter lebih. Tak hanya masyarakat yang tinggal di pesisir, namun juga masyarakat pelaku dan pengguna jasa transportasi laut juga meningkatkan kewaspadaannya dan selalu berkordinasi dengan pihak syahbandar,” kata La Ode Muslimi Hibali.

Dikatakan, langkah awal antisipasi yang perlu dilakukan oleh masyarakat yang tinggal pesisir dalam menghadapi gelombang tinggi antara lain, menempatkan perahu dan peralatan untuk mencari nafkah di tempat yang aman, membatasi aktifitasnya di laut jika gelombang semakin tinggi, serta pengawasan kepada anggota keluarga yang melakukan kegiatan di pesisir pantai.

” Daerah pesisir yang cukup rawan akan gelombang tinggi itu di wilayah Bone-Bone, Tarafu, Wameo, Pantai Nirwana, Lakeba dan Pulau Makasar,” terangnya.

Lanjut, selain potensi gelombang tinggi, beberapa hari terakhir Kota Baubau juga di landa angin kencang dan hujan deras. Olenya itu ia mengingatkan masyarakat yang beraktifitas di darat juga juga meningkatkan kewaspadaannya akan bahaya pohon tumbang dan tanah longsor.

” Lokasi yang saya sering sampaikan berpotensi tanah longsor itu seperti, kawasan Air Jatuh Tirta Rimba, KM 10 arah Sorawolio dan Waborobo,” ungkapnya.

baca juga: Perairan Baubau dan Wakatobi Bepeluang Terjadi Gelombang Tinggi

Ia menambahkan, pihaknya telah mempersiapkan personil dan armada Satgas Bencana dalam mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan akibat bencana alam.

” Memang untuk logistik lagi kosong, sehingga kita menunggu lagi bantuan penyaluran logistik dari provinsi,” tutupnya (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *