F01.4 Walikota Baubau AS Tamrin 1Walikota Baubau AS Tamrin

Laporan: Ardi Toris

BAUBAU, BP-Pola kemimpinan PO 5 yang selama ini diterapkan oleh Wali Kota Baubau Dr H AS Tamrin, MH dalam menjalankan pemerintahan di Kota Baubau dibeberkan dihadapan Gubernur Sultra Ali Mazi, SH bersama jajarannya yang melakukan kunjungan kerja (Kunker) di Kota Baubau Sabtu (30/1/2021). Menurut AS Tamrin, kepemimpinan PO 5 sesungguhnya berawal dari judul disertasinya yakni pengaruh implementasi kebijaksanaan nilai-nilai budaya sara pataanguna dan kepemimpinan pemerintahan terhadap pembangunan di Kota Baubau sehingga menghasilkan kepemimpinan PO 5.

F01.4 Walikota Baubau AS Tamrin 1
Walikota Baubau AS Tamrin


Hanya saja, banyak persepsi yang tidak sepaham atau apapun namanya namun ini sehingga perlu diluruskan karena ada yang menilai PO hasil disertasinya tersebut terkesan telah mengaburkan sejarah. Padahal, justru PO 5 ini telah mengangkat kembali nilai-nilai yang sudah kabur. “Dimana plagiatnya, dimana pengaburan sejarahnya. Karena itu, saya tidak habis pikir bila dikatakan plagiat. Apalagi, sudah melalui kajian ilmiah karena disertasi tersebut dan dipertanggungjawabkan dihadapan 9 orang professor dan 2 orang doktor, ”ujar AS Tamrin.
Ditambahkan, PO 5 merupakan perpaduan nilai lokal dan nasional. Selain itu, ada salah satu hadist yang shahih yang artinya tidaklah beriman seseorang diantara kalian sebelum ia menyayangi dan mencintai sesamanya seperti menyayangi dirinya sendiri. Sehingga, memang betapa pentingnya saling menyayangi yang ditakar dengan diri sendiri. Ke,mudian, termaksud juga ada hadist didalam diri anak adam ada segumpal darah jika baik maka baiklah jika buruk maka buruklah, dia adalah hati. Karena itu, Inilah keterkaitan leluhur yang telah memberikan adigum atau ungkapan-ungkapan yang tidak dipungut di tengah jalan tapi disadur dalam nilai agama.
Disamping itu, tidak kurang dan tidak lebih bila PO 5 ini merupakan landasan filosofisnya sara pataanguna karena memang diadopsi dan nilai binci-binci kulinya yang didalamnya martabat tujuh binci binci kuli dan disampaikan tersamar tidak menjadi nilai tapi dalam implementasi ada. Bahkan, sejak dulu zaman kerajaan dan kesultanan, PO 5 telah menjadi parameter hidup dalam masyarakat. “Sehingga memang terjadi elaborasi nilai-nilai budaya dengan kepemimpinan PO 5 dan di tingkat nasional pun, PO 5 akan memperkuat Pancasila sebagai ideologi bangsa.
Lebih lanjut dijelaskan AS Tamrin, untuk membumikan PO 5 di Baubau maka di lingkungan pemerintahan, pihaknya telah memerintahkan kepada kepala-kepala OPD agar semua kantor memasang stiker maupun spanduk-spanduk tentang PO 5.
Demikian pula, dengan sekolah-sekolah SD sampai SMP yang masuk kewenangan Pemkot Baubau. Sedangkan, untuk kalangan kampus-kampus dan kantor-kantor vertikal seperti kementerian agama Kota Baubau, dirinya selalu diundang untuk memberikan materi terkait pola kepemimpinan PO 5. Bahkan, untuk kantor Kemenag Kota Baubau telah membentuk Satgas PO 5.”Saya yakin dengan pola kepemimpinan PO 5 maka kedamaian dan kekompakan yang merupakan kekuatan yang dasyat dalam membangun Baubau selalu akan tercipta,”pungkasnya, sebagaimana dirilis Kominfo Baubau.
Untuk diketahui, PO 5 itu terdiri dari Pomaamasiaka yang artinya saling sayang menyayangi, Popiapiara artinya pelihara atau rawat, pengertiannya saling memelihara, saling merawat atau saling mengayomi, Pomaemaeaka, artinya rasa malu, maknanya saling menanggung rasa malu, jika melakukan perbuatan tercela yang malu bukan saja yang bersangkutan tapi seluruh keluarga, orang tua dan komunitas akan turut merasa malu, Poangka- angkataka, artinya saling mengangkat martabat, saling menghormati, saling menghargai, Pobinci-binci kuli, artinya saling mencubit kulit berlandaskan filsafat rasa.

baca juga: Ali Mazi Perintahkan Dinas Pendidikan Baubau Agar PO5 Diajarkan di Sekolah-Sekolah Mulai Dari SD sampai SMP


Sementara itu, dalam pemaparan PO 5 dihadapan Gubernur Sultra Ali Mazi, SH, selain pejabat eselon II lingkup Pemprov Sultra, juga turut pula dihadiri oleh Ketua DPRD Kota Baubau H Zahari, SE, Wakil Wali Kota Baubau La Ode Ahmad Monianse, Sekot Baubau Dr Roni Muhtar, M.Pd dan Kepala OPD lingkup Pemkot Baubau diantaranya, Asisten II Ibnu Wahid, ST, MM, Kadis Kominfo La Ode Darussalam, S.Sos, M.Si, Kadis Perhubungan H Idrus Taufik Saidi, S.Kom, M.Si, Kadis Pendidikan Abdul Karim, S.Pd, M.Si, Kadis PU H Andi Hamzah, SH, M.Si, Kadis BPKAD Yuli Widiarti, ST, Kadis KB dan PP Suarmawati, Kabag Umum Kasman S.Pd, M.Pd, Kabag Protokoler Eko Prona Jaya, S.Pt, Kabag Pemerintahan Karmin, S.STP, MAP.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *