Bupati Adios Pimpin Kontingen Buton Selatan di Pawai Budaya HUT Sultra ke 62, 80 Peserta Busel Tampilkan Identitas DaerahBupati Adios Pimpin Kontingen Buton Selatan di Pawai Budaya HUT Sultra ke 62, 80 Peserta Busel Tampilkan Identitas Daerah

SULTRA, BAUBAUPOST.COM— Pawai budaya dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Provinsi Sulawesi Tenggara menjadi momentum penting bagi pemerintah daerah untuk memperkuat identitas budaya sekaligus mempromosikan potensi wilayah. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buton Selatan menjadi salah satu peserta yang tampil menonjol dalam kegiatan tersebut di kawasan Tugu Persatuan MTQ, Kota Kendari, Kamis (23/4/2026). “Bupati Adios Pimpin Kontingen Buton Selatan di Pawai Budaya HUT Sultra ke 62, 80 Peserta Busel Tampilkan Identitas Daerah,”

Bupati Adios Pimpin Kontingen Buton Selatan di Pawai Budaya HUT Sultra ke 62, 80 Peserta Busel Tampilkan Identitas Daerah
Bupati Adios Pimpin Kontingen Buton Selatan di Pawai Budaya HUT Sultra ke 62, 80 Peserta Busel Tampilkan Identitas Daerah

Partisipasi ini dinilai strategis karena tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan antardaerah di Sulawesi Tenggara, sekaligus memperkuat kolaborasi pembangunan yang berkelanjutan.

Bupati Buton Selatan, H Muhammad Adios yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut menegaskan pentingnya momentum peringatan hari jadi provinsi sebagai wahana memperkuat sinergi lintas daerah. “Momentum ini bukan sekadar perayaan, tetapi menjadi ruang untuk memperkuat kolaborasi pembangunan yang merata di Sulawesi Tenggara,” ujarnya.

Dalam pawai tersebut, rombongan Pemkab Buton Selatan yang berjumlah sekitar 80 orang tampil dengan balutan busana adat dan ornamen khas daerah. Penampilan itu mencerminkan kekayaan budaya lokal yang menjadi identitas masyarakat Buton Selatan.

Keikutsertaan ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah Buton Selatan dalam melestarikan nilai-nilai budaya di tengah arus modernisasi yang semakin kuat. Bupati Adios menegaskan bahwa budaya merupakan aset penting yang harus dijaga. “Budaya adalah jati diri daerah yang harus terus kita rawat dan perkenalkan kepada generasi muda,” katanya.

Selain pelestarian budaya, pawai tersebut dimanfaatkan sebagai ajang promosi potensi daerah, terutama di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Pemerintah berharap, melalui kegiatan ini, Buton Selatan semakin dikenal luas oleh masyarakat.

“Pawai budaya ini juga menjadi sarana efektif untuk memperkenalkan potensi daerah, baik wisata maupun ekonomi kreatif, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tambah Adios.

Secara historis, peringatan HUT Provinsi Sulawesi Tenggara tidak terlepas dari pembentukan provinsi tersebut pada 27 April 1964, yang merupakan hasil pemekaran dari Provinsi Sulawesi Selatan dan Tenggara. Momentum ini setiap tahun diperingati untuk merefleksikan perjalanan pembangunan daerah.

Tradisi pawai budaya sendiri memiliki akar panjang dalam sejarah Indonesia sebagai media ekspresi identitas lokal dan simbol persatuan dalam keberagaman. Bahkan, secara global, kegiatan serupa juga ditemukan dalam berbagai festival budaya dunia seperti Carnival in Rio de Janeiro yang menjadi ajang promosi budaya dan pariwisata internasional.

2 15

Di Indonesia, kegiatan pawai budaya juga sejalan dengan semangat persatuan dalam keberagaman yang tercermin dalam semboyan nasional Bhinneka Tunggal Ika, yang menegaskan pentingnya menjaga harmoni di tengah perbedaan budaya.

Dengan mengusung nuansa budaya khas daerah, kontingen Buton Selatan berhasil menarik perhatian masyarakat yang memadati lokasi kegiatan. Antusiasme warga menunjukkan bahwa budaya tetap menjadi daya tarik utama dalam peringatan hari besar daerah.

Pawai budaya ini sekaligus menjadi ruang interaksi sosial antara pemerintah dan masyarakat, serta antar daerah yang berpartisipasi. Hal tersebut memperkuat rasa kebersamaan dalam membangun Sulawesi Tenggara ke depan.

baca juga:

  1. Bupati Buton Selatan H Muh Adios Tegaskan ASN Harus Disiplin dan Responsif Melayani Masyarakat
  2. Hadapi Era Media, Bupati Buton Selatan H Muh Adios Serukan Dukungan Publik dan Sikap Bijak Kritik Pemerintah

Melalui keikutsertaan ini, Pemkab Buton Selatan berharap dapat terus berkontribusi dalam pembangunan daerah, tidak hanya melalui sektor pemerintahan, tetapi juga melalui penguatan budaya sebagai fondasi pembangunan yang berkelanjutan.

Kegiatan pawai budaya HUT ke-62 Sulawesi Tenggara tersebut menjadi bukti bahwa kolaborasi, budaya, dan promosi potensi daerah dapat berjalan beriringan dalam mendorong kemajuan wilayah.(*)

Galeri Foto:

Baca Berita Lainnya:

 

BUTON SELATAN, BAUBAUPOST.COM— Pemerintah Kabupaten Buton Selatan menegaskan komitmennya dalam memperkuat sinergi pembangunan daerah saat menghadiri Rapat Paripurna DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Sulawesi Tenggara di Kendari, Kamis (23/4/2026). “Hadiri HUT ke-62 Sultra, Sekda Buton Selatan La Ode Harwanto Tegaskan Komitmen Sinergi Pembangunan,”

Hadiri HUT ke-62 Sultra, Sekda Buton Selatan La Ode Harwanto Tegaskan Komitmen Sinergi Pembangunan
Hadiri HUT ke-62 Sultra, Sekda Buton Selatan La Ode Harwanto Tegaskan Komitmen Sinergi Pembangunan

Momentum peringatan tersebut menjadi ajang strategis untuk menyatukan visi pembangunan antarwilayah sekaligus memperkuat kolaborasi lintas sektor guna mendorong percepatan pembangunan di Sulawesi Tenggara.

Sekretaris Daerah Kabupaten Buton Selatan, La Ode Harwanto, yang mewakili Bupati Buton Selatan H Muhammad Adios, menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah kabupaten dan provinsi dalam mencapai tujuan pembangunan yang berkelanjutan.

dummy

“Momentum HUT ke-62 Sulawesi Tenggara ini menjadi pengingat penting bagi kita semua untuk terus memperkuat kolaborasi dan meningkatkan kinerja pembangunan daerah,” ujar La Ode Harwanto.

Dalam forum tersebut, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara mengusung tema “Produktif untuk Sultra Sejahtera” sebagai arah kebijakan pembangunan tahun ini.

Tema tersebut menekankan pentingnya peningkatan produktivitas di berbagai sektor, termasuk ekonomi, sumber daya manusia, dan pelayanan publik, sebagai fondasi utama kesejahteraan masyarakat.

La Ode Harwanto menyatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Buton Selatan siap berperan aktif dalam mendukung program strategis yang dicanangkan pemerintah provinsi.

“Kami siap bersinergi, terutama dalam peningkatan kualitas pelayanan publik, penguatan ekonomi daerah, serta pembangunan sumber daya manusia yang berdaya saing,” katanya.

Ia juga menyoroti pentingnya optimalisasi potensi daerah, khususnya sektor kelautan, pariwisata, dan ekonomi berbasis masyarakat, sebagai penggerak utama pertumbuhan ekonomi lokal.

“Potensi daerah harus dikelola secara maksimal agar memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Rapat paripurna tersebut berlangsung khidmat dengan dihadiri unsur pemerintah daerah, legislatif, serta pemangku kepentingan lainnya yang menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga stabilitas dan mempercepat pembangunan.

Secara historis, Provinsi Sulawesi Tenggara dibentuk pada tahun 1964 sebagai hasil pemekaran dari Provinsi Sulawesi Selatan dan Tenggara, yang bertujuan mempercepat pembangunan wilayah dan pemerataan pelayanan publik di kawasan timur Indonesia.

Sejak itu, Sulawesi Tenggara terus mengalami perkembangan signifikan, khususnya dalam sektor pertambangan, perikanan, dan pariwisata, yang menjadi tulang punggung ekonomi daerah.

2 14

Dalam konteks nasional, semangat kolaborasi antar daerah seperti yang ditunjukkan dalam peringatan HUT Sultra sejalan dengan agenda pembangunan Indonesia yang menekankan desentralisasi dan otonomi daerah sejak reformasi 1998.

Sementara itu, secara global, konsep pembangunan kolaboratif lintas wilayah juga menjadi pendekatan penting dalam mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) yang diadopsi oleh berbagai negara di dunia.

Partisipasi aktif pemerintah daerah dalam forum seperti ini dinilai penting untuk memastikan sinkronisasi kebijakan antara pusat, provinsi, dan kabupaten/kota.

baca juga:

  1. Bupati Buton Selatan H Muh Adios Tegaskan ASN Harus Disiplin dan Responsif Melayani Masyarakat
  2. HMNI Sultra Perkuat Kolaborasi KKP Bangun Kawasan Nelayan, Dorong Kesejahteraan Pesisi Termasuk di Buton Selatan

“Kehadiran kami merupakan bentuk komitmen nyata dalam memperkuat hubungan kerja sama dengan pemerintah provinsi,” ujar La Ode Harwanto menegaskan.

Dengan semangat HUT ke-62, seluruh elemen pemerintah di Sulawesi Tenggara diharapkan terus meningkatkan kinerja pembangunan, memperkuat sinergi, serta menghadirkan kebijakan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Peringatan ini tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga momentum refleksi untuk memastikan pembangunan berjalan lebih inklusif, merata, dan berkelanjutan di masa mendatang.(*)

 

Visited 19 times, 19 visit(s) today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *