Kolaborasi TNI dan Warga Percepat Proyek Drainase TMMD ke 129 di Ambuau Indah di ButonKolaborasi TNI dan Warga Percepat Proyek Drainase TMMD ke 129 di Ambuau Indah di Buton

BUTON, BAUBAUPOST.COM  – Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Kodim 1413/Buton terus mempercepat penyelesaian pembangunan drainase di Desa Ambuau Indah, Kecamatan Lasalimu Selatan, Kabupaten Buton. Hingga Senin (27/7/2026), proses pengecoran masih berlangsung secara bertahap dengan melibatkan personel TNI bersama masyarakat sebagai upaya memastikan sasaran fisik program selesai sesuai target. “Kolaborasi TNI dan Warga Percepat Proyek Drainase TMMD ke 129 di Ambuau Indah di Buton,”

Kolaborasi TNI dan Warga Percepat Proyek Drainase TMMD ke 129 di Ambuau Indah di Buton
Kolaborasi TNI dan Warga Percepat Proyek Drainase TMMD ke 129 di Ambuau Indah di Buton

Percepatan pekerjaan dilakukan melalui pola kerja yang terorganisasi. Saat satu bagian drainase memasuki tahap pengecoran, tim lainnya secara bersamaan mempersiapkan ruas berikutnya. Strategi tersebut diterapkan agar setiap tahapan pembangunan berjalan berkesinambungan tanpa mengabaikan mutu konstruksi.

Kekompakan antara Satgas TMMD dan masyarakat menjadi pemandangan yang menonjol di lokasi pekerjaan. Warga bersama personel TNI berbagi tugas mulai dari mengangkut material, mencampur adukan beton hingga melakukan pengecoran. Kolaborasi itu dinilai menjadi faktor utama yang mendorong percepatan pembangunan infrastruktur desa.

“Pekerjaan kami percepat dengan tetap mengutamakan kualitas sehingga hasilnya benar-benar bermanfaat bagi masyarakat,” ujar salah seorang personel Satgas TMMD di lokasi kegiatan.

Ia menambahkan, keberhasilan pelaksanaan sasaran fisik tidak hanya bergantung pada personel Satgas, tetapi juga partisipasi aktif masyarakat yang setiap hari bergotong royong di lapangan. “Sinergi antara Satgas TMMD dan masyarakat menjadi modal utama agar seluruh sasaran fisik dapat diselesaikan sesuai target,” katanya.

Program TMMD merupakan salah satu bentuk operasi bakti TNI yang telah dilaksanakan selama puluhan tahun sebagai bagian dari upaya membantu percepatan pembangunan di daerah. Melalui program ini, TNI tidak hanya membangun infrastruktur seperti jalan, jembatan, rumah, dan drainase, tetapi juga melaksanakan kegiatan nonfisik berupa penyuluhan kebangsaan, kesehatan, pendidikan, hingga pemberdayaan masyarakat guna memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

4 4

Secara historis, TMMD merupakan pengembangan dari program ABRI Masuk Desa (AMD) yang mulai digelar secara nasional pada 1980. Sejak berubah menjadi TMMD pada akhir 1990-an, program tersebut terus menjadi salah satu instrumen percepatan pembangunan di wilayah pedesaan dan daerah tertinggal. Di berbagai negara, konsep kolaborasi militer dengan masyarakat dalam pembangunan sipil juga diterapkan sebagai bagian dari civil-military cooperation untuk memperkuat ketahanan wilayah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

baca juga:

  1. Satgas TMMD Ke-129 Kodim 1413/Buton Kebut Penyelesaian Talud Mopaano di Buton
  2. Kolaborasi TNI dan Warga Ambuau Indah Pacu Pengecoran Drainase TMMD ke 129 di Buton

Melalui kolaborasi yang terus terjaga, pembangunan drainase di Desa Ambuau Indah diharapkan segera rampung sehingga mampu memperbaiki sistem aliran air, mengurangi potensi genangan saat musim hujan, sekaligus meningkatkan kualitas infrastruktur yang mendukung aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat di Kecamatan Lasalimu Selatan.(*)

baca berita lainnya:

BUTON, BAUBAUPOST.COM – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Kodim 1413/Buton terus mempercepat penyelesaian pembangunan drainase di Desa Ambuau Indah, Kecamatan Lasalimu Selatan, Kabupaten Buton, Senin (27/7/2026). Pekerjaan yang menjadi salah satu sasaran fisik utama program TMMD tersebut dilakukan melalui kolaborasi erat antara personel TNI dan masyarakat guna memastikan pembangunan selesai sesuai target tanpa mengabaikan kualitas konstruksi. “Satgas TMMD Ke-129 Percepat Pembangunan Drainase di Buton Bersama Warga Desa Ambuau Indah,”

Satgas TMMD Ke-129 Percepat Pembangunan Drainase di Buton Bersama Warga Desa Ambuau Indah
Satgas TMMD Ke-129 Percepat Pembangunan Drainase di Buton Bersama Warga Desa Ambuau Indah

Komitmen penyelesaian pekerjaan ditegaskan personel Satgas TMMD yang menyebutkan bahwa kualitas tetap menjadi prioritas dalam setiap tahapan pembangunan. “Pekerjaan terus kami percepat dengan tetap mengutamakan kualitas. Sinergi antara Satgas TMMD dan masyarakat menjadi modal utama agar seluruh sasaran fisik dapat diselesaikan sesuai target,” ujar personel Satgas TMMD di lokasi kegiatan.

Di lapangan, proses pengecoran dilakukan secara bertahap pada ruas drainase yang telah dipersiapkan sebelumnya. Bersamaan dengan itu, personel Satgas bersama warga juga menyiapkan segmen berikutnya sehingga pekerjaan berlangsung berkesinambungan dan tidak mengalami hambatan selama proses pembangunan.

Kebersamaan antara TNI dan masyarakat tampak dalam setiap tahapan pekerjaan. Warga bersama personel Satgas berbagi peran mulai dari mengangkut material, mencampur adukan beton, hingga melakukan pengecoran. “Seluruh pekerjaan dilakukan secara gotong royong agar target penyelesaian dapat tercapai sesuai jadwal,” kata salah seorang personel Satgas.

Program TMMD merupakan salah satu bentuk operasi bakti TNI yang telah dilaksanakan secara berkelanjutan selama puluhan tahun sebagai upaya membantu percepatan pembangunan di daerah. Melalui program tersebut, TNI tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kemanunggalan antara TNI dan rakyat sebagai fondasi pembangunan nasional.

Secara historis, konsep pembangunan berbasis gotong royong telah menjadi bagian dari kebijakan pembangunan Indonesia sejak masa awal kemerdekaan. TMMD sendiri merupakan pengembangan dari program ABRI Masuk Desa (AMD) yang mulai digelar pada dekade 1980-an sebelum berubah menjadi TMMD pada akhir 1990-an dengan cakupan kegiatan yang lebih luas, meliputi pembangunan fisik maupun pemberdayaan masyarakat.

2 6

Di tingkat internasional, pendekatan pembangunan yang melibatkan partisipasi masyarakat juga menjadi salah satu strategi yang didorong Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melalui Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya tujuan pembangunan infrastruktur yang tangguh, permukiman yang berkelanjutan, serta kemitraan dalam pembangunan. Pendekatan kolaboratif seperti yang diterapkan dalam TMMD dinilai mampu meningkatkan efektivitas pembangunan sekaligus memperkuat rasa memiliki masyarakat terhadap hasil pembangunan.

baca juga:

  1. Bupati Alvin Akawijaya Resmikan Jembatan Garuda Sungai Loko, Perkuat Konektivitas Warga Buton …
  2. Progres MCK TMMD Ke-129 Meningkat, Satgas dan Warga Desa Mapoona di Buton Jaga Kualitas Bangunan

Personel Satgas TMMD optimistis pembangunan drainase di Desa Ambuau Indah akan selesai sesuai target. “Kolaborasi yang terus terjaga menjadi kekuatan utama dalam setiap tahapan pekerjaan,” ujarnya. Ia menambahkan, hasil pembangunan tersebut diharapkan mampu memperlancar sistem drainase desa, mengurangi potensi genangan air, serta meningkatkan kualitas infrastruktur yang mendukung aktivitas dan kesejahteraan masyarakat setempat.(*)

 

Visited 26 times, 1 visit(s) today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *