Epaper Koran Harian Baubau Post Edisi 08 Juni 2026Epaper Koran Harian Baubau Post Edisi 08 Juni 2026

Epaper Koran Harian Baubau Post Edisi 08 Juni 2026
 

baca Epaper Koran Harian Baubau Post Edisi 08 Juni 2026 Versi PDF

 

baca Epaper Koran Harian Baubau Post Edisi 08 Juni 2026

01 3 02 3 03 3 04 3 05 3 06 3 07 3 08 3

baca juga Epaper Koran Harian Baubau Post Edisi lainnya:

  1. Epaper Koran Harian Baubau Post Edisi 04 Juni 2026
  2. Koran Online Baubau Post Edisi 03 Juni 2026

baca berita lainnya:

BAUBAU, BAUBAUPOST.COM – Wakil Wali Kota Baubau Ir Wa Ode Hamsinah Bolu, M.Sc mengingatkan para Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) agar memaknai profesi aparatur negara sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, bukan sekadar simbol status sosial. Pesan tersebut disampaikan saat membuka Orientasi CPNS Pemerintah Kota Baubau Tahun Anggaran 2026 di Aula Lantai II Kantor Wali Kota Baubau, Selasa (2/6/2026). “Wawali Baubau Wa Ode Hamsinah Tekankan Pengabdian dan Integritas Bagi Tujuh CPNS 2026 Yang Jalani Orientasi,”
Wawali Baubau Wa Ode Hamsinah Tekankan Pengabdian dan Integritas Bagi Tujuh CPNS 2026 Yang Jalani Orientasi
Wawali Baubau Wa Ode Hamsinah Tekankan Pengabdian dan Integritas Bagi Tujuh CPNS 2026 Yang Jalani Orientasi

Dalam kegiatan yang diikuti tujuh CPNS tersebut, Hamsinah menegaskan bahwa sejak menerima Surat Keputusan (SK) CPNS dengan status 80 persen, seluruh aturan mengenai disiplin, etika, dan kinerja ASN telah melekat pada diri setiap peserta. Karena itu, orientasi menjadi tahapan penting untuk mempersiapkan aparatur yang profesional dan siap menjalankan tugas pemerintahan.

“Kota Baubau membutuhkan PNS yang produktif, mau melayani, dan mencapai kinerja yang terukur. Bekerjalah dengan hati dalam melaksanakan setiap tugas pekerjaan,” ujar Hamsinah.

Menurut dia, setiap ASN memiliki tiga fungsi strategis yang tidak dapat dipisahkan, yakni sebagai pelaksana kebijakan publik, pelayan publik, serta perekat dan pemersatu bangsa. Ketiga fungsi tersebut menjadi fondasi dalam mendukung pelaksanaan visi pembangunan daerah yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Selain membekali peserta dengan pemahaman mengenai tugas dan tanggung jawab ASN, Pemerintah Kota Baubau juga memperkenalkan nilai-nilai budaya lokal yang diwariskan Kesultanan Buton. Nilai tersebut dinilai tetap relevan dalam membangun tata kelola pemerintahan yang berintegritas dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.

“Di Buton ini, kita mewarisi nilai-nilai yang sangat relevan, di antaranya inda inda mo karo somanamo lipu dan poangka-angka taka. Nilai itu kini terangkum dalam semangat kerja bersama menuju Baubau yang ramah, cerdas, sejahtera, dan bermartabat,” katanya.

Hamsinah menjelaskan, nilai inda inda mo karo somanamo lipu mengajarkan pentingnya mendahulukan kepentingan daerah dan negara di atas kepentingan pribadi, sedangkan poangka-angka taka menekankan sikap saling menghargai dan mendukung dalam kehidupan bermasyarakat maupun lingkungan kerja. Nilai-nilai tersebut diharapkan menjadi pedoman moral bagi para ASN muda dalam menjalankan tugasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa meskipun sebagian besar peserta berasal dari sekolah kedinasan, mereka tetap harus mampu beradaptasi dengan lingkungan kerja baru, budaya organisasi, serta tuntutan pelayanan publik yang terus berkembang. “Pada masa-masa awal ini, adik-adik tetap perlu beradaptasi. Baik terhadap lingkungan, budaya kerja, maupun kedudukan sebagai seorang Pegawai Negeri Sipil,” ujarnya.

baca juga:

  1. Siswa SMAN 2 Baubau Reyhan Lolos Seleksi Paskibraka Nasional 2026, Kuasai Lima Bahasa
  2. Wali Kota Baubau H Yusran Fahim Tekankan Pancasila sebagai Pedoman Kehidupan Bernegara

Secara historis, penguatan profesionalisme aparatur negara di Indonesia semakin berkembang setelah reformasi birokrasi yang digulirkan pasca-1998 dan diperkuat melalui Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara. Di tingkat internasional, negara-negara seperti Singapura, Jepang, dan Korea Selatan menjadikan kualitas birokrasi sebagai salah satu pilar utama keberhasilan pembangunan. Berangkat dari semangat tersebut, Pemerintah Kota Baubau berharap orientasi CPNS 2026 mampu melahirkan aparatur yang berintegritas, adaptif, dan berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. “Saya mendoakan agar setelah satu tahun menjadi CPNS dan melewati masa prajabatan, kalian resmi menjadi PNS Kota Baubau,” tutup Hamsinah.(*)

Visited 5 times, 1 visit(s) today