Kadishub Baubau La Ode Muh Takdir Sebut Penataan Parkir Jadi Program Prioritas Dishub Kota Baubau Tahun IniKadishub Baubau La Ode Muh Takdir Sebut Penataan Parkir Jadi Program Prioritas Dishub Kota Baubau Tahun Ini

BAUBAU, BAUBAUPOST.COM– Pemerintah Kota Baubau melalui Dinas Perhubungan terus melakukan penataan sistem perparkiran guna menciptakan ketertiban lalu lintas dan kenyamanan masyarakat di sejumlah kawasan padat kendaraan. “Kadishub Baubau La Ode Muh Takdir Sebut Penataan Parkir Jadi Program Prioritas Dishub Kota Baubau Tahun Ini,”

Kadishub Baubau La Ode Muh Takdir Sebut Penataan Parkir Jadi Program Prioritas Dishub Kota Baubau Tahun Ini
Kadishub Baubau La Ode Muh Takdir Sebut Penataan Parkir Jadi Program Prioritas Dishub Kota Baubau Tahun Ini

Kepala Dinas Perhubungan Kota Baubau, La Ode Muh. Takdir, mengatakan persoalan perparkiran di Kota Baubau masih menjadi tantangan karena kondisi ruang parkir yang terbatas sementara mobilitas kendaraan terus meningkat.

Menurutnya, sejumlah kawasan di Kota Baubau memiliki ruas jalan yang sempit, namun aktivitas kendaraan sangat tinggi sehingga penataan parkir menjadi salah satu program prioritas Dinas Perhubungan.

“Persoalan parkir ini memang cukup rumit. Banyak kawasan di Kota Baubau yang lahannya sempit, sementara mobilitas kendaraan sangat padat. Karena itu, penataan parkir menjadi prioritas kami,” ujar Takdir saat diwawancara diruang kerjanya, Senin (8/6/2026).

Ia menjelaskan, sejumlah titik parkir di tepi jalan yang berada di kawasan ramai saat ini masih dikelola oleh pihak ketiga. Beberapa lokasi tersebut di antaranya kawasan Pantai Kamali, Kotamara, Jalan Oputa Yi Koo, dan Pasar Wameo.

Menurutnya, sistem pengelolaan tersebut telah berlangsung sejak lama. Namun saat ini pihaknya tengah melakukan pendataan dan survei untuk menentukan lokasi parkir yang dapat dikelola langsung oleh pemerintah daerah maupun melalui pola kerja sama.

“Kami sementara melakukan pendataan dan survei. Mana yang bisa diambil alih pengelolaannya, mana yang bisa kita kelola bersama melalui kerja sama,” katanya.

Dishub Kota Baubau juga mulai menempatkan personel di beberapa titik parkir tepi jalan, seperti di kawasan Pantai Kamali, Kotamara, dan Pasar Wameo. Selain itu, penataan parkir juga direncanakan akan dilakukan di kawasan stadion.

“Insya Allah nanti di stadion juga kami akan masuk untuk penataan parkir,” tambahnya.

baca juga:

  1. Wali Kota Baubau HYF dan Wakil Ketua DPRD Baubau Adriansyah Ajak Warga Wujudkan Nilai
  2. Dari Baubau ke Istana, Siswa SMAN 2 Baubau Reyhan Bidik Pasukan Inti Paskibraka Nasional 2026, Kuasai Lima Bahasa

Sementara itu, untuk kawasan parkir khusus, saat ini Kota Baubau baru memiliki satu lokasi yang sedang dipersiapkan, yakni di Jalan Kartini.

Kawasan tersebut mencakup area dari sekitar Masjid Raya hingga Jembatan Gantung beserta sejumlah ruas jalan di sekitarnya. Lokasi eks Satpol PP juga direncanakan menjadi bagian dari area parkir khusus tersebut.

“Area itu sementara kami benahi untuk dijadikan tempat parkir khusus,” tutupnya.(*)

baca berita lainnya:

BAUBAU, BAUBAUPOST.COM – Wakil Wali Kota Baubau Ir Wa Ode Hamsinah Bolu, M.Sc mengingatkan para Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) agar memaknai profesi aparatur negara sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, bukan sekadar simbol status sosial. Pesan tersebut disampaikan saat membuka Orientasi CPNS Pemerintah Kota Baubau Tahun Anggaran 2026 di Aula Lantai II Kantor Wali Kota Baubau, Selasa (2/6/2026). “Wawali Baubau Wa Ode Hamsinah Tekankan Pengabdian dan Integritas Bagi Tujuh CPNS 2026 Yang Jalani Orientasi,”

Wawali Baubau Wa Ode Hamsinah Tekankan Pengabdian dan Integritas Bagi Tujuh CPNS 2026 Yang Jalani Orientasi
Wawali Baubau Wa Ode Hamsinah Tekankan Pengabdian dan Integritas Bagi Tujuh CPNS 2026 Yang Jalani Orientasi

Dalam kegiatan yang diikuti tujuh CPNS tersebut, Hamsinah menegaskan bahwa sejak menerima Surat Keputusan (SK) CPNS dengan status 80 persen, seluruh aturan mengenai disiplin, etika, dan kinerja ASN telah melekat pada diri setiap peserta. Karena itu, orientasi menjadi tahapan penting untuk mempersiapkan aparatur yang profesional dan siap menjalankan tugas pemerintahan.

“Kota Baubau membutuhkan PNS yang produktif, mau melayani, dan mencapai kinerja yang terukur. Bekerjalah dengan hati dalam melaksanakan setiap tugas pekerjaan,” ujar Hamsinah.

Menurut dia, setiap ASN memiliki tiga fungsi strategis yang tidak dapat dipisahkan, yakni sebagai pelaksana kebijakan publik, pelayan publik, serta perekat dan pemersatu bangsa. Ketiga fungsi tersebut menjadi fondasi dalam mendukung pelaksanaan visi pembangunan daerah yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Selain membekali peserta dengan pemahaman mengenai tugas dan tanggung jawab ASN, Pemerintah Kota Baubau juga memperkenalkan nilai-nilai budaya lokal yang diwariskan Kesultanan Buton. Nilai tersebut dinilai tetap relevan dalam membangun tata kelola pemerintahan yang berintegritas dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.

“Di Buton ini, kita mewarisi nilai-nilai yang sangat relevan, di antaranya inda inda mo karo somanamo lipu dan poangka-angka taka. Nilai itu kini terangkum dalam semangat kerja bersama menuju Baubau yang ramah, cerdas, sejahtera, dan bermartabat,” katanya.

Hamsinah menjelaskan, nilai inda inda mo karo somanamo lipu mengajarkan pentingnya mendahulukan kepentingan daerah dan negara di atas kepentingan pribadi, sedangkan poangka-angka taka menekankan sikap saling menghargai dan mendukung dalam kehidupan bermasyarakat maupun lingkungan kerja. Nilai-nilai tersebut diharapkan menjadi pedoman moral bagi para ASN muda dalam menjalankan tugasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa meskipun sebagian besar peserta berasal dari sekolah kedinasan, mereka tetap harus mampu beradaptasi dengan lingkungan kerja baru, budaya organisasi, serta tuntutan pelayanan publik yang terus berkembang. “Pada masa-masa awal ini, adik-adik tetap perlu beradaptasi. Baik terhadap lingkungan, budaya kerja, maupun kedudukan sebagai seorang Pegawai Negeri Sipil,” ujarnya.

baca juga:

  1. Siswa SMAN 2 Baubau Reyhan Lolos Seleksi Paskibraka Nasional 2026, Kuasai Lima Bahasa
  2. Wali Kota Baubau H Yusran Fahim Tekankan Pancasila sebagai Pedoman Kehidupan Bernegara

Secara historis, penguatan profesionalisme aparatur negara di Indonesia semakin berkembang setelah reformasi birokrasi yang digulirkan pasca-1998 dan diperkuat melalui Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara. Di tingkat internasional, negara-negara seperti Singapura, Jepang, dan Korea Selatan menjadikan kualitas birokrasi sebagai salah satu pilar utama keberhasilan pembangunan. Berangkat dari semangat tersebut, Pemerintah Kota Baubau berharap orientasi CPNS 2026 mampu melahirkan aparatur yang berintegritas, adaptif, dan berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. “Saya mendoakan agar setelah satu tahun menjadi CPNS dan melewati masa prajabatan, kalian resmi menjadi PNS Kota Baubau,” tutup Hamsinah.(*)

 

Visited 3 times, 1 visit(s) today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *